Organisasi Radio Wifi Kuningan (ORWIN) | Situs Tutorial Mikrotik Dan Proxy | Indonesia: Proxy
News Update
Loading...
Showing posts with label Proxy. Show all posts
Showing posts with label Proxy. Show all posts

Wednesday, May 15, 2019

Menambah Cache Proxy Mikrotik Memakai Usb Flashdisk

Menambah Cache Proxy Mikrotik Memakai Usb Flashdisk

Salah satu fitur dari Mikrotik yakni Web Proxy. Namun, kalau memakai web proxy internal Mikrotik, kadang kurang maksimal alasannya yakni ukuran cache drive internal nya terbatas, menyesuaikan ukuran memori internal Mikrotik nya. Jika anda memakai PC sebagai Mikrotik, sanggup memanfaatkan harddisk nya untuk ditambahkan sebagai cache drive web proxy Mikrotik. Namun, kalau Mikrotik nya berupa Router Board tidak sanggup dilakukan. Tapi jangan khawatir, pada Router Board tipe-tipe tertentu yang sudah mendukung port USB sanggup ditambahkan memori external sebagai cache drive web proxy Mikrotik.

Nah, kali ini saya akan membahas ihwal penggunaan memori external USB berupa Flashdisk / Harddisk external sebagai cache drive komplemen pada Web Proxy Mikrotik yang support port USB. Ada beberapa tipe Router Board yang sudah support USB, menyerupai RB750UP, RB751U-2HnD, RB951Ui-2HnD, dsb. Dalam hal ini saya memakai RB951Ui-2HnD dan USB Flashdisk 8 GB sebagai cache drive Web Proxy.

Sebelumnya, pastikan web proxy anda sudah diaktifkan. Jika belum, silakan baca tutorial berikut ini :
Jika sudah, silakan siapkan Router Board anda dan sebuah USB Flashdisk. Anda juga sanggup memakai hard disk external, tapi pastikan tidak ada data penting yang ada di dalamnya. Karena USB ini harus di format ulang dulu oleh Mikrotik biar sanggup digunakan.

1. Colokan USB Flashdisk ke port USB RouterBoard anda
2. Nyalakan Mikrotik RouterBoard anda
3. Buka Winbox, masuk ke sajian System --> Stores --> Masuk tab Disks --> Pilih USB nya --> Klik Format Drive. 


Jika berhasil maka status USB drive nya akan menjelma Ready

4. Pindah ke tab Store --> Klik [+] 


> Beri nama terserah
> Type : web-proxy
> Disk : pilih usb1
> centang Acrivate
> Ok

5. Coba cek di sajian Web Proxy : IP --> Web Proxy --> Cek bab Cache Drive seharusnya sudah berubah dari system ke usb1



6. Cek di tab Status, Jika web proxy sudah dipakai seharusnya Cache Used nya akan mulai dari 0 lagi dan terus bertambah dikala dipakai browsing.


Nah, kini memori yang dipakai untuk menyimpan cache Web Proxy Mikrotik sudah bertambah besar. Makara akan lebih banyak file yang sanggup ditampung di cache proxy nya. 
Semoga bermanfaat :)
Cara Memblokir Situs Memakai Web Proxy Mikrotik

Cara Memblokir Situs Memakai Web Proxy Mikrotik

Web Proxy Mikrotik mempunyai beberapa fungsi, salah satunya ialah fungsi filtering. Fitur Filtering Web Proxy ini sanggup membatasi jalan masuk konten-konten tertentu yang di-request oleh client. Anda sanggup membatasi jalan masuk ke situs tertentu, ekstensi file tertentu, melaksanakan redirect (pengalihan) ke situs lain, maupun pembatasan terhadap metode jalan masuk HTTP. Hal tersebut tidak sanggup anda lakukan kalau hanya memakai NAT. Penjelasan selengkapnya ihwal Web Proxy Mikrotik ada disini :

Selanjutnya kita akan coba memblokir sebuah situs tertentu memakai fitur filtering Web Proxy ini. Pastikan Transparent Web Proxy Mikrotik sudak aktif. Jika belum silakan anda seting sesuai tutorial berikut ini :

Jika Transparent Web Proxy sudah aktif, kita mulai langkah-langkah Cara Memblokir Situs Menggunakan Web Proxy MikroTik berikut ini :

1. Login ke Mikrotik dengan Winbox

2. Masuk ke hidangan IP --> Web Proxy --> Access --> Add rule baru



3. Masukkan detail website yang mau di blok
> Dst. Port : isikan port http 80
> Dst. Host : isikan alamat website yang mau di blok contohnya www.rizkyagung.com
> Action : pilih deny untuk memblokir jalan masuk nya


4. Sebelum rule nya diaktifkan pastikan cek website yang mau di blok itu sanggup dibuka apa tidak.



5. Aktifkan rule nya, dan cek apakah website sudah berhasil di blokir. Jika sukses maka akan tampil halaman error menyerupai ini :



6. Kita juga sanggup memodifikasi rule nya dengan me-redirect ke situs lain. Misalnya dikala ada user yang mengakses web www.rizkyagung.com maka akan eksklusif dialihkan (redirect) ke blog ini MikrotikIndo.blogspot.com. 
Tinggal isikan saja alamat website nya di kolom Redirect To :



Oke, silakan anda coba dan isikan website apa saja yang mau diblokir. Selamat mencoba Cara Memblokir Situs Menggunakan Web Proxy MikroTik ini :)
Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik

Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik

Tampilan Halman error pada Webproxy Mikrotik sanggup kita rubah sesuai keingininan. Tampilan orisinil halaman error web proxy Mikrotik ialah sebagai berikut :
 
Kita sanggup merubah tampilan tersebut dengan mengganti/merubah script yang ada di file /webproxy/error.hrml pada mikrotik. 


Namun jikalau direktori dan file tersebut tidak muncul di Mikrotik, maka anda harus mereset file HTML nya.
1. Masuk ke sajian IP --> Web Proxy --> Reset HTML


2. Copy file error.html via File List atau susukan FTP Mikrotik


3. Silakan anda edit filenya atau ganti dengan error page anda sendiri.

4. Yang perlu diperhatikan adalah, tidak semua isyarat HTML sanggup dihukum di halaman error ini. Misalnya : tidak sanggup menampilkan gambar atau animasi lainnya.

5. Jika anda ingin menambahkan gambar pada halaman error nya, file gambar nya sanggup dirubah dulu ke dalam base64 string di web ini
http://webcodertools.com/imagetobase64converter

6. Selanjutnya sanggup masukkan code HTML hasil convert nya ke halaman error tadi. Contoh nya ibarat ini :


7. Hasilnya ibarat ini :


Oke sekian dulu Tutorial Mengganti Tampilan Halaman Error Webproxy Mikrotik ini. Silakan anda coba :)
Cara Memblokir Penggunaan Web Proxy External Di Mikrotik

Cara Memblokir Penggunaan Web Proxy External Di Mikrotik

Web Proxy external sanggup dipakai untuk mem-bypass firewall dan membuka situs yang tadinya diblokir. Hal ini tentunya sanggup bikin kita gigit jari, saat sudah susah payah bikin sistem dengan firewall untuk memblokir situs macam-macam, ternyata client memakai proxy untuk mem-bypass firewall nya. Cape deh.. 

Nah, supaya client tidak sanggup memakai proxy external untuk mem-bypass firewall, kita perlu memblokir penggunaan web proxy external dengan memakai Mikrotik. Caranya dengan menciptakan rule firewall mikrotik yang memblokir penggunaan port proxy. Hal ini sanggup mencegah user/client untuk memakai proxy.

Ok, eksklusif saja ya ikuti Cara Memblokir Penggunaan Web Proxy External di Mikrotik berikut ini :
1. Jika anda memakai web proxy internal di Mikrotik, pastikan port nya diganti ke port yang tidak biasa dipake proxy, contohnya port 88


2. Jika anda memakai mode transparent proxy, pastikan port redirect nya juga sudah diganti ke port baru, contohnya port 88



3. Buat rule firewall gres dengan melaksanakan "drop" semua port yang dipakai oleh proxy. Anda sanggup copy - paste script berikut ini di terminal :
/ip firewall filter
add action=drop chain=forward comment="Blokir Proxy Port #1" dst-port=\
    3128,54321,6515,6666,8000,8001,8008,808,8080,8081,8088 protocol=tcp \
    src-address=0.0.0.0/0
add action=drop chain=forward comment="Blokir Proxy Port #2" dst-port=\
    8090,81,8118,8181,82,83,84,85,86,8888,8909,9000,9090 protocol=tcp \
    src-address=0.0.0.0/0
4. Jika anda menemukan port lain yang dipakai proxy, silakan ditambahkan sendiri ya.

5. Berikut pola penggunaannya saat aku mencoba membuka sebuah web yang diblokir :
=> Sebelum memakai proxy

=> Menggunakan proxy

=> Setelah port proxy di "drop"

Nah, jadi dengan trik ini kita sanggup mencegah user/client untuk memakai proxy selama port proxy yang mereka gunakan sudah masuk ke daftar blokir. 
Oke, demikianlah tutorial mikrotik perihal Cara Memblokir Penggunaan Web Proxy External di Mikrotik. Silakan dicoba dan supaya bermanfaat :)

Tuesday, May 14, 2019

Membuat Proxy Eksternal Mikrotik Memakai Routeros Mikrotik

Membuat Proxy Eksternal Mikrotik Memakai Routeros Mikrotik

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.........

Sebelumnya kami dari mikrotikindo.blogspot.com mengucapkan "Minal aidin Wal faidzin" Mohon Maaf Lahir Batin.

bila kami pernah menyinggun atau menciptakan kesalahan, baik disengaja maupun tidak disengaja mohon di "Maafkan" :)


Semoga  agan’ dan agan wati sehat selalu yh 
Sebelum kami pulang kampung lebaran besok pagi, insya Allah agar selamat hingga ditujuan :) 

Malam ini saya akan nge-share sedikit pengetahuan kami wacana  bagaimana menciptakan web proxy eksternal, Sebelumnya kami perna nge-post  cara Menambah Cache Proxy Mikrotik Menggunakan USB Flashdisk 

Tetapi pada postingan kali ini sangat berbeda dimana yang akan menjadi proxy eksternya ialah Menggunakan mikrotik itu sendiri hihiihihiihi



Baiklah pribadi saja saya mengganbarkan topologi logikalnya menyerupai dibawah ini


1.  Melakukan konfigurasi pada router GW mikrotik
Lakukan pada terminal :

Ip ad ad ad=192.168.137.2/24 int=ether1

Ip ad ad ad=10.10.10.1/30 int=ether2

Ip ad ad ad=192.168.0.254/24 int=ether3

Ip dns set all=yes ser=118.98.44.100,118.98.44.10

Ip firewall nat nat add chain=dstnat src-address=192.168.0.0/24 protokol=tcp \
dst-port=80  action=dst-nat to-address=10.10.10.2 to-port=8080

Ip firewall nat add ch=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade

Ip route ad gateway=192.168.137.1




2.    Melakukan konfigurasi pada router Web-proxy
Lakukan di terminal

Ip ad ad ad=10.10.10.2/30 int=ether1

Ip dns set all=yes ser=118.98.44.100,118.98.44.10

Ip proxy set enable=yes port=8080 cache-administrator=anshar201@gmail.com cache-on-disk=yes max-cache-size=unlimited

Ip route ad gateway=10.10.10.1






Result :

  • Mengakses mikrotikindo.blogspot.com
  • Keadaan pada router GW

  • Keadaan pada Router Proxy





the end, thanks for reading.

Saturday, January 19, 2013

Tuesday, May 29, 2012

Tutorial Menginstall Ubuntu 11.04 Server Proxy dengan Manual Configuration | ORWIN KUNINGAN

Tutorial Menginstall Ubuntu 11.04 Server Proxy dengan Manual Configuration | ORWIN KUNINGAN

Anda telah mengetahui bahwa Ubuntu server itu sangatlah perlu didalam jaringan anda, apalagi bagi suatu warnet. Dalam lampiran kali ini saya akan mempostingkan cara menginstall ubuntu 11.04 server proxy. Tapi sebelum anda memulai menginstall ubuntu 11.04 yang perlu anda ingat yaitu CD OS Ubuntu itu sendiri. Langsung saja kita kepermasalahan tersebut.

Masukkan CD Ubuntu kedalam cd-room kemudian booting komputer anda dengan booting pertama yaitu cd-room, setelah komputer restart komputer akan melakukan pembacaan pada Cd ubuntu sehingga akan tampil menu "Language" lalu pilih "english", seperti gambar ini



Kemudian tekan "Enter" untuk melanjutkan, lalu pada menu intallasi pilih "Install Ubuntu Server" lalu tekan "Enter"



Kemudian akan muntul menu untuk memilih bahasa maka pilih "English" lalu "Enter" seperti ini


Kemudian pada "Select Your Location" pilih "United States" seperti gambar ini


Kemudian pada "Configure the keyboard" maka piih "No" lalu "Enter"


Lalu pada "Coutry of origin for the keyboard" maka pilih "USA" lalu tekan tombol "Enter".


Pada "Keyboard Layout" pilih "USA" lalu tekan tombol "Enter"


Maka akan melakukan installation component tambahan seperti ini


Setelah selesai maka akan muncul menu "Configure the network" lalu tekan "continue" dan "enter"


Selanjutnya pada menu "Configure the network" terdapat beberapa pilihan maka anda dapat memilih "Configure Network Manually" lalu tekan "Enter" seperti gambar dibawah ini


Sehingga akan muncul menu untuk memasukkan IP Address untuk server proxy anda dan disini saya membuat IP Address nya dengan "192.168.21.2" kemudian "Continue" seperti gambar dibawah ini


Dan Netmask
Disini terlihat dengan menggunakan netmask : 255.255.255.0 lalu "continue"


Gateway
Untuk gateway telah terisi sendiri dengan gateway 192.168.21.1, lalu klik "Continue"


Name server addresses
Untuk name server isi dengan 192.168.21.1 lalu klik "Continue"


Kemudian pada "Hostname" masukkan nama anda atau yang lain sesuai dengan keinginan anda, dan disini saya membuat dengan nama saya yaitu " hendri " (tanpa tanda kutip) lalu klik "Continue".


Kemudian pada "Domain name" kosongkan saja, lalu klik "Continue"


Kemudian setelah itu akan muncul menu untuk settingan waktu yaitu "Configure the clock" lalu pilih "Select from worldwide list" lalu "Enter"


Kemudian pada "Time Zone" pilih sesuai dengan daerah anda dan disini saya memilih "jakarta"


Kemudian pada proses selanjutnya akan muncul menu "Partition disk" dan pilih "Manual" lalu "Enter"


Disini Harddisk yang akan diinstall ubuntu server sebesar 80 GB, lalu klik pada "pri/log 82.3 GB FREE SPACE" lalu "enter".


Sebelumnya, dipostingan ini saya membuat partisi menjadi 11 partisi yang terdiri dari :
1.  /boot
2.  /root
3.  /cache1
4.  /cache2
5.  /cache3
6.  /cache4
7.  /cache5
8.   /home
9.   /usr
10. /swap area
11. /var

Membuat partisi boot dengan ukuran : 100 MB
Mount Point : /boot - static files of the boot loader
Label : boot








Kemudian Root

Dengan ukuran : 7 GB
Mount Point : / - the root file system
Label : root




Kemudian Cache1

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : /cache1
Label : cache1


Pada Mount point pilih "Enter Manually" dan buat " /cache1" ( tanpa tanda kutip) lalu "enter"




Kemudian Cache2

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : pilih "Enter Manually" lalu buat menjadi " /cache2 " (tanpa tanda kutip)
Label : cache2




Kemudian Cache3

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : pilih "Enter Manually" lalu buat menjadi " /cache3 " (tanpa tanda kutip)
Label : cache3




Kemudian Cache4

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : pilih "Enter Manually" lalu buat menjadi " /cache4 " (tanpa tanda kutip)
Label : cache4



Kemudian Cache5

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : pilih "Enter Manually" lalu buat menjadi " /cache5 " (tanpa tanda kutip)
Label : cache5



Kemudian untuk Home

Dengan ukuran : 11 GB ( lebih besar karena untuk penyimpanan data anda)
Mount Point : /home - user home directories
Label : home



Kemudian untuk USR

Dengan ukuran : 9 GB
Mount Point : /usr - static data
Label : usr



Kemudian untuk Swap area

Dengan ukuran : 1 GB (sesuaikan dengan ukuran memory anda klau 1 GB keatas buat ukurannya menjadi 1 atau 2 GB untuk Swap area) dan disini saya hanya membuat 1 GB untuk swap. "Creat a new partition" lalu buat "Size" 1 GB kemudian pada "Use as" pilih "Swap Area" lalu "Done setting up the partition"



Kemudian untuk Var

Dengan kafasitas 9 GB
Mount Point : /var - variable data
Label : var



Maka setelah semua partisi sudah dibuat, anda dapat meilihat hasil partisi anda dibawah ini, lalu pilih "finish partitioning and write change to disk" lalu "enter"


Kemudian muncul menu Partition disk dan pada perintah berikut "write the changes to disk ?" lalu pilih "YES"


Selanjutnya proses installasi akan berlanjut sampai selesai, lalu akan muncul tampilan "set up users and passwords" maka pada "Full name for the new user:" ketikkan nama anda seperti diatas tadi, disini saya mengisi Full name for the new user yaitu : hendri
Lalu klik "continue"


Kemudian pada "Usur for your account" samakan aja dengan full name diatas yaitu : hendri


Dan untuk "choose a password for the new account" ini juga samakan aja dengan yang diatas tadi yaitu : 123456


Lalu muncul perintah untuk memasukkan ulang password yang sama diatas yaitu : 123456


Kemudian pada menu "set up your user and password" terdapat perintah "Encrypt your home directory?" maka pilih "YES", seperti gambar dibawah ini


Selanjutnya akan muncul tampilan "Configure the package manager" dan terdapat perintah "Http proxy information (blank for none)" maka kosongin aja, langsung klik "continue"


Pada menu "Configuring taskse1" anda dapat memilih "No automatic updates" lalu "Enter"


Selanjutnya akan muncul tampilan "Software Selection", maka centang semuanya dengan menekan "spasi" pada keyboard lalu "Continue" seperti ini


Kemudian akan muncul menu untuk menginstall software yang kita centang tadi, langkah selanjutnya yaitu dengan membatalkan installasi dengan menekan tombol " q " lalu tombol " y " pada keyboard, seperti gambar dibawah ini


Kemudian pada "Configuring Mysql-server-5.1" akan meminta memasukkan password untuk "Mysql", isikan dengan password yang diatas : 123456


Lalu masukkan ulang password untuk Mysql anda : 123456 lalu pilih "continue"


Setelah itu akan muncul menu "Postfix configuration" lalu pada "General type of mall configuration" pilih "No Configuration" lalu "Enter"


Selanjutnya akan muncul menu "Configuring Grub-PC" lalu pilih "YES" untuk melanjutkan


Kemudian tunggu sampai installasi Ubuntu server selesai atau sampai PC Server mengeluarkan CD Ubuntu dari CD-room seperti perintah dibawah ini


Setelah proses intallasi selesai, maka system akan meminta untuk merestart PC anda seperti gambar dibawah ini

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done